Waspada! Perampasan Motor Sudah Meresahkan di Bekasi

0
112

BEKASI – Perampasan sepeda motor belakangan ini marak terjadi. Sasaran empukkan nya ada remaja tanggung memiliki sepeda motor yang bernilai jual tinggi.

Salah satunya BR, 13, warga Perumahan Graha Melasti, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan menjadi korban perampasan sepeda motor jenis Yamaha V-Xion warna ungu bernopol B 3598 FWJ miliknya oleh pria tak dikenal, pada Minggu (21/1) pagi di lingkungaan perumahan korban.

BR yang masih duduk dibangku kelas 2 sekolah menengah pertama itu mengaku ditipu oleh sang pelaku yang tiba-tiba menghampirinya dan meminta antar ke sebuah warung plastik di Jalan Melati Raya Perumahan Graha Melasti.

“Pertama lagi disuruh beli sayur sama Ibu, tiba-tiba ada yang dateng minta anterin beli sterofom ke warung depan,” kata sang korban perampasan, BR saat ditemui di Mapolsek Tambun setelah membuat laporan kehilangan, Minggu (21/1/2018) kemarin.

Setelah korban mengantarkan pelaku ke sebuah toko plastik di jalan melati raya, tiba-tiba pelaku langsung meminjam motor korban dengan alasan menjemput sang istri di Perumahan Gria Asri 2 di desa yang sama.

“Sampe situ (toko plastik) dia bilang minjem motor saya buat jemput Istrinya di Perumahan Gria Asri 2, pelaku ngebentak saya buat minjem motor, saya takut ya saya kasih aja motor sama kuncinya,” tambah Bayu.

Setelah kejadian berlangsung, korban bersama keluarganya langsung mendatangi Mapolsek Tambun untuk melaporkan kejadian tersebut dan melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) di sekitar Perumahan Graha Melasti dengan memeriksa beberapa saksi mata.

Senada juga yang dilontarkan Ir, 18, dirinya dipepet 3 orang tak dikenal di depan Naga Tambun pada Jumat lalu. Ketika itu pelaku mengaku seorang guru menuduh Irvan embacok anak muridnya. Lalu ketiga pelaku tersebut merampas motor dan mengambil semua barang milik Irvan baik tas dan HP nya.

Sementara itu, Kepala Polsek Tambun, Kompol Sujatmiko membenarkan bahwa adanya laporan masuk terkait kasus penipuan yang menimpa Bayu dengan nomor laporan polisi 94-Tb/K/I/2018/Polsek Tambun kemarin siang.

“Polsek Tambun, kemarin menerima laporan, korban dugaan penipuan dengan modus antar kealamat sesuai tujuan pelaku. Namun ditengah perjalanan, korban diturunkan dan kendaraan dibawa Kabur oleh pelaku,” ungkap Kompol Sudjatmiko, Senin (22/1/2018).

Dirinya juga menambahkan, bahwa pelaku memang kerap mengincar korbannya yang masih usia belia, yang masih duduk dibangku sekolah pertama. “Dugaan Kami, pelaku mencari korban. Masih usia anak-anak dan rentan korban kejahatan,” pungkas Kapolsek.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek Tambun memberikan arahan kepada setiap orang yang mengalami hal serupa seperti Bayu atau modus lainnya agar korban sigap berteriak saat mengalami hal serupa.

“Agar korban berani untuk berteriak dan minta tolong warga bila menjadi korban modus penipuan para pelaku yang merampas kendaraan di jalan,” tutupnya.

Sumber & Ilustrasi: POSkotanews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here